Senin, 19 Desember 2016

Imagine Future Episode 3

Sabtu, 23 November 2024
Memory Sequence Start

Memory Sequence #01 – Ready for Adventure – 06.00 – 08.00
            Seperti biasa hari itu istri ku membangun ku, dengan usapan lembut tangannya ke wajah ku, aku pun terbangun. Tidak lama kemudian anakku juga terbangun. Sebelum makan aku bersiap untuk mandi. Ini adalah hari besar hari ini anakku ulang tahun yang pertama, aku dan istriku sudah membelikan hadiah ulang tahun anakku yang pertama sekitar satu minggu yang lalu. Hari ini kami sekeluarga akan pergi ke sebuah tempat wisata, taman hiburan jaman sekarang. Nama wahana ini adalah LeMu, wahana ini baru saja dibuka secara resmi sekitar 3 tahun yang lalu.
Setelah mandi aku pun menuju ruang meja makan, kami pun bercakap-cakap sebentar. Waktu menujukkan pukul 06.50 setelah kami makan. Kami pun menyiapkan barang- barang bawaan karena kami hanya menginap satu hari maka kami hanya membawa 1 koper kecil untuk kami berlima, serta tas ransel untuk beberapa keperluaan barang anakku. Aku tidak membantu banyak dalam persiapan barang, istriku dan ibuku yang kebanyakaan menyiapkan barang bawaan kami. Selama mereka berdua menyiapkan barang-barang aku berbincang-bincang dengan ayahku tentang jalur yang akan kami ambil untuk menuju lokasi wahana. Sekitar pukul 8 kurang kami pun sudah berada di mobil dan siap untuk berangkat

Memory Sequence #02 – Road to LeMu – 08.00 – 10.30
            Perjalanan yang kami temput untuk menuju lokasi tergolong cukup jauh sekitar 2 jam 30 menit. Sepanjang perjalan kami pun berbincang-bincang dan bercanda tawa. Aku mengatakan pada mereka bahwa hari ini kita akan seharian penuh berada di dalam wahana utama LeMu sampai wahana tutup yaitu sekitar pukul 19.00. Lalu setelah itu kita akan menikmati indahnya malam hari di pantai sekitar pulau. Bagian dasar adalah sebuah pulau kecil disana ada beberapa penginapan, pantai, dan wahana permainan darat, pulau ini dinamakan NanoLand. Bagian yang paling terkenal dan menjadi bagian yang menjadi pusat utama memikat para wisatawan dari seluruh mancanegara atau LeMu adalah sebuah wahana bawah laut yang titik terdalamnya mencapai 167 kaki dibawah permukaan air laut. Setiap harinya LeMu sangat ramai dikunjungi wisatawan.
            Sepanjang perjalanan aku menyetel beberapa lagu-lagu zaman lama, ya lagu-lagu saat aku sedang duduk dibangku SMA. Di perjalanan istriku juga menceritakan tentang masa kecil, entah berapa kali aku sudah mendengarkan cerita itu. Selama perjalanan anakku tertidup lelap. Pukul 10.10 kami telah sampai di sebuah jembatan, jembatan yang memisahkan antara pulau utama dengan pulau NanoLand. Jembatan itu cukup panjang. Sekitar pukul 10.30 kami sampai di gerbang utama pulau NanoLand.

Memory Sequence #03 – Hotel – 10.30 – 11.30
            Setelah kami tiba di NanoLand aku membawa mobilku menuju sebuah hotel. Kami pun masuk dan check-in terlebih dulu, aku sudah memesan via online sebuah villa kecil untuk 4 orang dengan 2 kamar didalamnya. Sebelum ke villa aku memesan kue tart special di hotel itu untuk nanti ulang tahun anakku. Kemudian para petugas hotel membawakan barang kami menuju villa kami. Villa yang kupesan ini ada di bawah laut sekitar 30 kaki dibawah permukaan air laut. Sebelum kami menuju LeMu aku ganti baju kemudian raup muka. Baru sekitar pukul 11.15 kami melanjutkan perjalanan dan tiba di LeMu

Memory Sequence #04 – LeMu(Part 1) – 11.30 – 14.00
            Sesampainya di LeMu aku sangat bersykur telah memesan tiket melalui temanku beberapa hari yang lalu, karena antrinya sangat panjang mungkin butuh waktu 1 jam lebih untuk aku baru bisa masuk jika ikut mengantri. Kami pun menuju gerbang pintu masuk pertama LeMu. Di depan gerbang ada para petugas yang memberikan kami sebuah alat seperti headset dan alat seperi jam tangan. Para pengunjung pun diatur oleh para petugas dibagi dalam kelompok-kelompok untuk masuk ke dalam elevator yang berbeda-berbeda. Ada sekitar 30 elevator disana yang bertebar di 3 pintu masuk LeMu. Kami sekeluarga diarahkan untuk masuk ke elevator no 8. Satu elevator dapat menampung sampai 50 orang. Memang elevator ini besar sehingga kami tak berdesakan. Setelah kami semua masuk ke elevator.
Tiba-tiba ada muncul sosok wajah manusia dari sebuah layar hologram, dia memperkenal dirinya sebagai Sora yang akan memandu kami selama kami berwisata di LeMu. Sora adalah AI, kemudian Sora menjelaskan beberapa hal tentang LeMu. Pertama, LeMu terdiri dari 4 level area, level 0 adalah pulau NanoLand yang berada di atas permukaan air, level 1 disebut erste boden memeliki kedalaman 53 kaki dibawah permukaan air laut, level 2 disebut zweite stock memiliki kedalaman 108 kaki dibawah permukaan air laut, dan yang terakhir level 3 atau dritte stock. Kedua, waktu yang diperlukan dari level satu ke level satunya adalah 12 menit, memang cukup lama tapi ini sangat diperlukan karena tubuh perlu menyesuaikan tekanan air dari atas ke bawah kalau seenaknya saja bisa-bisa meninggal karena telinga yang tidak kuat menahan tekanan dalam air. Ketiga Sora menjelaskan tentang alat seperti headset dan seperti jam itu. Alat headset itu digunakan untuk bisa mendengar suara dengan baik dan jelas ketika berada di bawah air, jadi kami harus selalu memakainya, dan alat itu juga membantu perbedaan tekanan air dalam tubuh. Alat seperti jam ini memiliki fungsi sebagai map hologram dan panduan-panduan saat berwisata di LeMu. Setelah mendengarkan penjelasan panjang lebar dari Sora, kami pun sampai di level 1.
Setelah keluar dari elevator hal pertama yang ingin kulakukan adalah mengunjungi toilet. Lalu kami pun jalan-jalan mengunjungi wahana demi wahana di seluruh area LeMu dibatasi oleh kaca yang langsung berbatasan dengan laut terbuka. Banyak wahana-wahana permainan yang kami coba seperti qualle, taman laut, ada juga rollercoster disitu. Dan seperti sudah menjadi barang wajib kami pun juga berfoto-foto di berbagai area-area di LeMu. Aku melihat ramainya tempat ini dari orang yang sudah berusia hingga anak-anak yang masih kecil. Banyak para remaja-remaja yang liburan disini, tidak kaget juga mengingat hari ini adalah hari libur. Berbeda dengan zaman SMA ku dulu di Malang, Indonesia dimana sabtu dianggap hari masuk, sekarang diseluruh dunia sudah menetapkan bahwa Sabtu dan Minggu adalah hari libur internasional. Waktu pun berjalan cepat tak kusangka jam sudah menunjukkan pukul 14.00. Kami pun memutuskan untuk makan di sebuah restoran seafood yang ada di level 2.

Memory Sequence #05 – LeMu (Part 2) – 14.00 – 19.00
            Saat sampai di restoran aku tidak menyangka akan bertemu dengan sosok yang familiar. Aku bertemu dengan teman SD ku, entah aku tak tau sudah berapa tahun aku tidak bertemu dengannya. Kami pun banyak bicara dan saling bercerita tentang hidup kami, dia juga sama dengan ku telah tinggal menetap di Negara Jerman, meskipun berbeda kota dengan ku. Setelah kami berbincang cukup lama, makanan yang kami pesan pun tiba. Kami membeli kepiting ukuran jumbo special di restoran itu, dan tak lupa aku juga membeli menu khusus buat anakku, Claudia. Kami makan cukup lama, karena sembari makan aku juga berbicara dengan temanku ini dan kami saling berkenal dengan keluarga kami masing-masing, selain itu anakku juga terlihat terkagum dengan ikan-ikan erotis yang berenang-renang kesana kemari menemani makan siang kami.
            Waktu sudah menujukkan pukul 16.00 kami pun melanjutkan petualangan kami menjelajahi keseluruhan wahana disini. Kami turun ke level 3 dan menyaksikan adegan pertunjukkan singkat yang cukup mengaharukan. Setelah puas berkeliling-keliling pada pukul 18.30 kami pun kembali ke level 0, kembali ke pulau NanoLand dan menyudahi petualangan kami hari ini di NanoLand.

Memory Sequence #06 – Happy Birthday My Dear Daughter – 19.00 -22.00
            Sesampai di hotel kami mandi cepat, kemudian aku istriku dan kedua orang tuaku menyiapkan kue yang tadi kami pesan saat check-in. Kue nya besar aku tak yakin apakah kami bisa menghabiskan kue ini atau tidak. Di tengah kue sudah ada lilin dengan angka 1, yang menunjukkan umur anakku sekarang. Kami pun memanfaatkan sisa waktu hari ini untuk kecil-kecil merayakan ulang tahun anakku yang pertama. Suasana di kamar itu cukup meriah meskipun hanya kami berlima, istri bernyanyi lagu “Happy Birthday” dengan suara sangat keras, aku tak tau apakah suara nya terdengar sampai ke kamar lain. Wajah anakku terlihat sangat bahagia kami juga menjadi ikut bahagia melihanya. Tetapi setelah meniup lilin anakku langsung membenamkan sebagian mukanya ke kue tart, wah sekarang wajahnya putih semua. Istri ku langsung pergi ke wastafel dan menbasuh muka anakku dengan tangannya yang berair, raut muka istri terlihat khawatir juga. Setelah itu kami menghabiskan waktu menonton TV bersama, karena kue yang kami makan terlalu banyak aku jadi kekenyangan dan tidak lagi memesan makanan. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 21.30. Aku membawa anakku ke kasur, kemudian kedua orangtuaku juga pamit mau tidur. Akhirnya tinggallah kami berdua aku dan istriku.

Memory Sequence #07 – Date – 22.00 -24.00
            Karena aku dan istriku sama-sama merasa belum ngantuk, kami pun memutuskan untuk pergi keluar hotel dan berjalan-jalan sebentar. Setelah beberapa saat kami pun sampai di depan pintu utama hotel kami. Tak membutuhkan waktu lama kami hanya berjalan sekitar 10 menit, kami berdua telah sampai di pinggir sebuah pantai, pantai yang indah meskipun hari sudah malam. Aku menjadi merasa nostalgia saat-saat ini dengan dulu saat kami masih pacaran dan aku mengajaknya liburan ke Bali dan membawa ke berbagai macam pantai yang bertebaran disana. Ternyata di pantai ini tidak sepi, meskipun waktu sudah menunjukkan pukul 22.30 pantai cukup ramai. Agak jauh aku melihat ada seperti sebuah bar kecil, aku dan istriku pun memutuskan untuk pergi ke bar itu. Kami pun memesan white wine, dan kami pun menghabiskan waktu sekitar satu jam di sana, disekelilingku aku melihat juga banyak pasangan-pasangan muda yang menghabiskan waktunya disini. Setelah minuman habis dan setelah aku puas bercanda dengan istriku yang mengingatkan ku seperti saat zaman kami pacaran, kami pun memutuskan kembali ke hotel. Sesampai di hotel aku dan istriku pun mengosok gigi, lalu kami berbicara sebentar tentang rencana esok hari, istriku mengatakan bahwa dia ingin mengunjungi mall yang ada di NanoLand, karena hari sudah malam kami pun tak bicara banyak dan melanjutkan petualangan kami dalam alam mimpi.

Itu adalah memori yang aku miliki pada hari ini


Memory Sequence –The End

Tidak ada komentar:

Posting Komentar